Bali OK adalah kisah cinta yang terjalin di seputar tema perubahan iklim. Bali OK juga merupakan kisah misteri ilmiah, dengan sentuhan tak terduga-disertai secawan harapan. Pada tahun 2037, perubahan iklim sudah jadi fakta kehidupan yang tak terbantahkan. Secara menakjubkan, satu keping kecil dari planet ini tetap tidak berubah: yaitu pulau Bali. Ketika media sosial menemukan kupu-kupu yang berkembang pesat hanya di Bali, ada banjir imigrasi yang sudah lebih makmur cari cuaca Bali yang belum berubah. Mereka perlu visa baru yang bernama "Greener Card," yaitu visa "lebih hijau." Dua ilmuwan secara mandiri menemukan anomali ini. Deborah, orang AS riset kupu-kupu; Wayan, orang Bali, adalah ilmuwan pertanian. Sambil mencari penjelasan ilmiah, Deborah berkonsultasi rekan kerjanya, Stefan. Stefan menggambar denah peta teori baru: kuantum ekologi. Bali OK memberikan pandangan antropolog tentang budaya Bali kuno, dimeriahkan sketsa pena dan tinta dari Deborah. Tema lain dari narasi adalah pentingnya-dan tantangan-berbagi pengetahuan. Pembaca diberi senyum dan juga rasa baru akan kemungkinan untuk menavigasi tantangan global kita berikutnya.